...........|| Minggu, 08 November 2009 ||

Jari-jari tangan


JARI-JARI TANGAN KITA

Pelajaran ini ALLAH Berikan melalui salah seorang ustadz dalam suatu daurah….

Coba lihat kedua tangan kita. Bersyukurlah ketika kita masih memilikinya. Coba lihat kelima jari di masing-masing tangan kita. Bersyukurlah ketika kita masih memilikinya.

Tahukah sahabat, ternyata kelima jari itu mengandung banyak hikmah yang bisa menjadi suatu pelajaran yang sangat berharga.

Jempol atau ibu jari, mewakili POTENSI. Biasanya kita mengacungkan jempol sebagai tanda untuk menilai suatu kelebihan, kebaikan, kecakapan, atau hal lain yang dianggap pantas ‘diacungi jempol’. Ibu jari ini mengingatkan kita betapa pentingnya mengembangkan potensi di dalam diri kita. Teruslah memperbaiki dan mengembangkan diri sehingga kita memiliki potensi yang bermanfaat bagi umat dan pantas ‘diacungi jempol’.

Jari telunjuk, mewakili ARAH. Biasanya kita menggunakan telunjuk untuk menunjukkan suatu arah. Begitupun dalam hidup kita, telunjuk mengingatkan kita untuk selalu memiliki arah, visi, tujuan yang ingin kita capai. Tentukan tujuan hidup kita. Visualisasikan mimpi yang ingin kita gapai dengan jelas. Fokuslah pada arah atau tujuan hidup kita.

Jari tengah, mewakili KESEIMBANGAN. Jari tengah ini merupakan jari yang berada di tengah dan memiliki tugas untuk menyeimbangkan kedua jari yang berada di sebelah kanan dan kirinya. Jari tengah mengingatkan kita untuk selalu menjaga keseimbangan dalam hidup. Keseimbangan antara jasad, akal, dan ruh. Keseimbangan antara makanan, minuman, dan udara. Keseimbangan antara tugas kita sebagai abid dan sebagai khalifah. Keseimbangan antara belajar dan beramal. Keseimbangan antara takut dan harap. Keseimbangan antara dunia dan akhirat.

Jari manis, mewakili RELASI. Entah darimana asalnya mengapa jari ini disebut jari manis. Mungkin karena jari ini menjadi salah satu bagian tubuh yang digunakan untuk memasangkan simbol sebuah relasi, seperti pernikahan. Jari manis mengingatkan kita untuk selalu menjaga silaturahim dengan orang-orang di sekitar kita. Perbanyaklah silaturahim, jagalah silaturahim, sambunglah kembali silaturahim.

Jari kelingking, mewakili KEHATI-HATIAN. Mungkin karena jari ini berukuran paling kecil di antara keempat jari lain, maka jari ini terkadang sering diabaikan. Padahal tidak ada hal sekecil apapun yang sia-sia. Jari kelingking mengingatkan kita untuk selalu berhati-hati terhadap sesuatu yang kita anggap remeh. Bisa jadi hal yang kecil menjadi suatu masalah yang besar bila kita kurang hati-hati dalam bersikap. Bukankah taqwa itu seperti berjalan di atas jalan berduri. Berhati-hatilah dalam melangkah…

Subhanallah banyak sinergitas yang bisa kita dapat ketika kelima jari ini kita gabungkan. Coba gabungkan kelima jari kita. Kepalkan di udara lalu berteriaklah, SEMANGAT !!!

Ya RABB, sungguh Engkau tidak Menciptakan ini dengan sia-sia…

...........|| Rabu, 04 November 2009 ||

Pejuan Allah di Palestina

Pejuang Allah di Palestina

Di malam ini
aku masih bisa bernyanyi
aku masih bisa menari dan
aku masih bisa bersiul


Aku tau....
Nun jauh disana
kamu berlari, sembunyi dalam gelap
gulitanya malam
sampai meregangnya nyawa dari ragamu

Di malam ini
aku masih bisa berkumpul dengan keluarga
aku masih bisa bercanda dengan tetangga
aku masih bisa bercengkrama dengan saudara

Aku tau...
Nun jauh disana
kamu kehilangan orang tua
kamu kehilangan saudara
kamu kehilangan orang yang kamu cintai

Di malam ini
aku hanya bisa menangis
aku hanya bisa berkeluh kesah
melihat dan mendengar
keadaanmu disana..

Aku tau..kamu disana
sudah kehabisan air mata
sudah kehabisan suara
tak ada lagi rumah dan sekolah
yang tersisa hanya puing-puing belaka..

Tapi saudaraku...
dari jauh...aku hanya bisa berdoa
semoga kau diberikan kekuatan oleh Allah SWT
sebuah kekuatan yang lebih kuat dan lebih dahsyat
dari Tank-tank dan Bom-bom Israel yang terkutuk....

Aku tau wahai saudaraku...
kamu disana pasti tegar
menghadapinya...
Aku tau wahai saudaraku...
ini lah jalan untuk mu
menuju tujuan hidup sesungguhnya...
menjadi pejuang-pejuang Allah...

Kalau memang bisa..
ingin aku menjadi dirimu disana
ingin aku menjadi orang Palestina
ingin aku dilahirkan di Palestina
dan berjuang demi agama Allah serta tanah air tercinta

Ingin aku menjadi orang Palestina....

...........|| Sabtu, 25 Juli 2009 ||

Harapan Anak nasional


Bismillahirrahmanirrahim…..

Tak terasa kalau hari ini adalah Hari Anak Nasional, upacara dilaksanakan untuk memperingatinya resmi maupun tak resmi dan dibalik ceremonial itu terbentang Harapan Anak Pada Hari Anak Nasional ini.

Hukum alam tak bisa ditawar bahwa ditangan anak ini lah wacana publik 20 - 30 tahun mendatang akan ditentukan., jika batasan yang disebut anak sesuai dengan konvensi hak anak 1989 adalah penduduk dibawah usia 18 tahun, sementara penduduk indonesia tahun 2008 ini diperkirakan 229 juta jiwa dan penduduk dibawah usia 18 th 38 % , berarti ada sekitar 87 – 90 juta jiwa yang tergolong usia anak. suatu jumlah yang sangat besar untuk diperhitungkan, karena mereka adalah pemilik masa depan bangsa ini.

Anak hari ini adalah pemimpin dimasa depan karenanya kekeliruan penanganan anak hari ini adalah masalah besar yang akan muncul dihari mendatang. Namun sayangnya realitas yang terjadi di negeri ini masih belum memenuhi harapan, secara jujur diakui negeri ini masih mengabaikan bagian terpenting dari kelangsungan bangsanya sendiri yaitu mutu anak-anaknya.

Saeful millah (Pikiran Rakyat 10-8-2001) mengatakan Kalaupun Indonesia termasuk salah satu negara paling depan yang telah meratifikasi konvensi Hak Anak namun isu tentang anak nyaris tak pernah muncul menjadi agenda penting dan strategis apalagi masuk jadi hitungan para elite politik, tidak marketable kata orang. Buktinya kini sebagian anak Indonesia ini terancam tumbuh kembangnya lantaran menderita kekurangan gizi, sebagian yang lain terancam tak memiliki masa depan lantaran tak punya kesempatan untuk meraih pendidikan yang memadai syukur sekarang ada sekolah gratis, bahkan yang paling memprihatinkan sebagiannya bernasib lebih tragis lagi lahir hanya untuk mati atau tak merasakan hari ulang tahun pertamanya.

Komisi IX DPR RI mencatat 30 persen dari 110 juta balita di Indonesia mengalami gizi buruk. Salah satu pemicu tingginya jumlah kasus gizi buruk tersebut disebabkan masih lemahnya perhatian pemerintah pada sektor kesehatan. Ini dibuktikan dengan besaran anggaran kesehatan yang hanya mencapai tidak lebih dari 2,5 persen dari total APBN.
"Sampai saat ini kami mencatat kurang lebih 30 persen atau di atas 30 juta balita di Indonesia mengalami gizi buruk. Bukan hanya semata-mata faktor kemiskinan saja, kasus ini dipicu akibat tidak responsifnya pemerintah pada sektor kesehatan," tandas Ketua Komisi IX DPR RI Ribka Ciptaning, Jumat (12/12/2008) di Sukabumi.

Masalah kelangsungan pendidikan anak adalah masalah krusial lain anak Indonesia saat ini, simak aja hasil sementara pendataan keluarga tahun 2008 yang dilaksanakan oleh BKKBN datanya seperti ini : Jumlah anak usia 7 – 15 tahun sebanyak 51.267.217 jiwa, dari jumlah ini yang sedang sekolah sebanyak : 57.454.023 jiwa dan yang tidak sekolah 13.813.194 ( 27 % ), dari data ini akhirnya akan berdampak terhadap jumlah buruh anak yang terus meningkat dan tak bisa dibendung lagi, seperti kerja di pabrik dengan volume atau intensitas kerja yang tak cocok untuk ukuran anak.

Sekelumit kisah2 tragis yang menimpa anak Indonesia

  1. Kompas 23-5-2001. seorang anak yang jadi pembantu rumah tangga di Surabaya tewas mengenaskan dianiaya majikannya, karena dia dituduh mencuri rambutan dari kulkasnya, dialah Sunarsih 14 th.
  2. Toni Simajuntak 3 tahun di Jakarta tewas mengenaskan oleh ibu kandungnya sendiri akibat dipukul benda keras hingga mengakibatkan gegar otak, tangannya patah, memar di dada dan wajah ( Media Indonesia 23-7-2001
  3. Banyaknya anak jalanan dan pengemis yang masih dibawah usia 6 tahun, mereka bekerja mencari sesuap nasi , ekploitasi diri dan ancaman kekerasan adalah dua hal yang sering mereka alami. Konon diantara mereka 51 % lebih sudah terbiasa dengan penyakit batuk, pusing. Flu dsb.. hal inipun tak pernah tersentuh oleh pelayanan kesehatan
  4. Penculikan dan perdagangan anak juga marak akhir2 ini . trafficking adalah kisah menyedihkan lain yang sering terjadi di negeri ini
  5. Belum lagi kematian bayi secara paksa atau pembuangan bayi yang dilakukan oleh ibu kandunganya sendiri lantaran tak kuat menanggung beban hidup atau malu karena hasil dari hubungan gelapnya.

Masih banyak sebenarnya kisah2 tragis yang menimpa anak Indonesia ini untuk diurai, dan jumlahnya terus meningkat, Antara news menyebutkan dalam dua tahun terakhir dari 1.626 kasus pada tahun 2008 naik menjadi 1.891 kasus pada tahun 2009.

Itulah sekelumit kisah tragis yang menimpa anak Indonesia, sekarang di Hari Anak Nasional ini tersimpan harapan agar semua komponen bangsa termasuk kabinet baru yang akan dibentuk nanti dibawah duet SBY – Budiono untuk lebih memperhatikan lagi kepentingan anak Indonesia sebagai pemilik negeri, sebagai aset masa depan , sebagai sosok yang akan menentukan kemana dan bagaimana Indonesia 20-30 tahun mendatang, semoga mereka kelak akan bisa Mengembalikan Jati Diri Bangsa Indonesia dan inilah Harapan Anak Pada Hari Anak Nasional. Jayalah Anak Indonesia. Stop Dreaming Start Action.

Doa Untuk Orang tua

Bismillahirrahmanirrahim........

Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad hamba-Mu dan rasul-Mu dan ahli baitnya yang suci, istimewakan mereka dengan yang paling utama dari rahmat-Mu, kasih-Mu, kemuliaan-Mu dan kedamaian-Mu

Ya Allah
istimewakan juga kedua orang tuaku dengan kemuliaan di sisi-Mu dan rahmat-Mu wahai Yang Paling Pengasih dari segala yang mengasihi

Ya Allah
Sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya
Ilhamkan kepadaku ilmu tentang kewajibanku
Gabungkan bagiku seluruh ilmu itu secara sempurna
Gerakkan aku untuk mengamalkan apa yang Kau ilhamkan kepadaku
Bimbinglah aku untuk melaksanakan pengetahuan yang telah Kau tunjukkan kepadaku
Sehingga
aku tidak kehilangan waktu untuk mengamalkan apa yang telah Kau ajarkan kepadaku
dan anggota badanku tidak berat untuk melakukan apa yang telah Kau ilhamkan kepadaku

Allah
Sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya sebagaimana telah Kau muliakan kami dengannya
Sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya sebagaimana telah Kau wajibkan bagi kami hak terhadap makhluk-Mu karenanya

Ya Allah
Jadikan takut kepada kedua orangku seperti takut akan penguasa zalim, dan berbuat bajik kepada keduanya dengan kebajikan ibu yang penyayang
Jadikan ketaatanku kepada kedua orang tuaku dan kebajikanku kepada mereka
lebih menenteramkan hatiku dari tidur kepada orang yang mengantuk
lebih menyejukkan hatiku dari seteguk air bagi yang kehausan
Sehingga
aku dahulukan kehendak mereka di atas kehendakku
aku utamakan ridha mereka di atas ridhaku
aku anggap banyak kebajikannya walaupun sedikit
dan aku anggap sedikit kebajikanku walaupun banyak

Ya Allah
Indahkan kepada mereka ucapanku
Haluskan kepada mereka tabiatku
Lembutkan kepada mereka hatiku
Jadikan aku orang yang sangat mencintai mereka

Ya Allah
Balaslah kebaikan mereka karena telah mendidikku
Berikan ganjaran kepada mereka karena telah memuliakanku
Jagalah mereka sebagaimana mereka memeliharaku pada masa kecilku

Ya Allah
untuk setiap derita yang menimpa mereka karenaku
untuk setiap hal yang tidak enak yang mengenai mereka karenaku
untuk setiap hak mereka yang aku abaikan
jadikan semua itu penghapus terhadap dosa mereka
ketinggian derajat mereka
kelebihan dalam kebaikan mereka
Wahai Yang Mengubah keburukan dengan kebaikan secara berlipat ganda

Ya Allah
untuk setiap pembicaraan mereka yang melanggar batas terhadapku
untuk setiap perbuatan yang berlebihan terhadapku
untuk setiap hak-ku yang mereka lalaikan
untuk setiap kewajiban terhadapku yang mereka abaikan
semua sudah aku berikan kepada mereka dan aku ikhlaskan atas mereka
dan aku tidak membenci mereka cara mereka memperlakukanku,

Ya Allah
mereka mempunyai hak terlalu besar dari diriku
kebaikan yang terlalu utana terhadapku
perberian yang terlalu banyak bagiku
sehingga aku tidak dapat membalasnya dengan adil atau memberikan kepada imbalan sepadan

Duhai Tuhanku
bagaimana harus kubalas budi mereka
lamanya kesibukan mereka untuk mengurusku
beratnya kelelahan mereka menjagaku
dan penanggungan mereka akan kesempitan untuk memberikan keleluasaan bagiku

Aduhai
Aku tidak akan bisa memenuhi hak mereka terhadapku
Aku tidak mampu melaksanakan kewajibanku kepada mereka
Aku tidak sanggup menjalankan kewajibanku untuk berkhidmat kepada mereka
Maka, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya
Bantulah aku
Wahai Yang Paling baik untuk dimintai bantuan
Bimbinglah aku
Wahai Pembimbing yang dirindukan
Jangan jadikan aku orang yang durhaka kepada ayah bunda
pada hari ketika setiap diri dibalas karena hasil kerjanya dan mereka tidak dianiaya

Ya Allah
Sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya
Istimewakan kedua orang tuaku dengan yang paling utama dari apa yang Kau istimewakan kepada orang tua wahai Yang Paling Pengasih dari segala yang mengasihi

Ya Allah
Jangan biarkan aku lupa untuk menyebut mereka sesudah shalatku
pada saat-saat malamku, pada saat-saat siangku

Ya Allah
Sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya
Ampunilah aku dengan doaku kepada mereka dengan ampunan yang sempurna
Ampunilah kedua orang tuaku dengan kebaikan mereka padaku
Ridhailah mereka dengan syafaatku untuk mereka dengan keridhaan yang paripurna
Sampaikan mereka dengan anugerah-Mu kepada tempat-tempat kesejahteraan

Ya Allah
Jika ampunan-Mu lebih dahulu datang kepada mereka,
izinkan mereka untuk memberi syafaat kepadaku
Jika ampunan-Mu lebih dahulu sampai kepadaku,
izinkan aku untuk memberi syafaat kepada mereka
Sehingga dengan kasih sayang-Mu kami berkumpul di rumah-Mu yang mulia
di tempat ampunan dan kasih-Mu
Sungguh Engkau Pemilik karunia yang besar dan anugerah yang abadi
Engkaulah Yang maha Pengasih dari semua yang pengasih.
(Ash-Shahifah As-Sajjadiyah, doa ke 24)

Amin.....amin...ya Robbal alamin...

...........|| Jumat, 24 Juli 2009 ||

Harapan itu masih ada...

Harapan itu masih ada……

Kadangkala hidup mengharuskanku menangis tanpa sebab. Aku merasa sudah berbuat baik dan benar, tetapi masih banyak kritikan yang dialamatkan kepadaku. Aku mengira keputusan yang aku ambil sudah tepat, ternyata perkiraanku keliru.

Jangan putus asa!!

Bangkitlah!

Ingatlah….Matahari tanpa sinar tidak bisa di sebut matahari. Demikian juga dengan dirimu. Kau adalah matahari yang seharusnya memancarkan sinar, sekalipun mendung kelabu menutupi pandangan orang untuk melihat keindahan cahayamu. DIA sering melihatmu marah ketika kau melihat orang lain berhasil. Untuk apa kamu menginginkan keberhasilan orang lain? Bukankah DIA telah menyediakan suksesmu sendiri? kamu tidak pernah mengejarnya, jadi kamu tidak pernah bisa memilikinya! Matamu tidak terfokus kepada rancanganNYA yang dahsyat atas hidupmu, melainkan tertuju kepada karyaNYA yang luar biasa terhadap diri orang lain. Jadilah seperti air. Selalu mengalir…melewati semua benda, menembus semua sisi dan tanpa batas. Ayo smangat, jangan mau dikalahkan oleh keadaan, tetapi kalahkan keadaan!!

Jangan sakit hati ketika kau di tegur, padahal kau merasa sudah mengerjakan yang terbaik. Sakit hati itu hanya akan membuat tidurmu tidak nyenyak dan perasaanmu tidak nyaman. Buanglah itu dari hati dan pikiranmu! Kuasailah dirimu sedemikian rupa hingga kamu bisa mengatasi perasaan diperlakukan tidak adil, dilecehkan, diremehkan ataupun dikhianati oleh sesamamu. Bukankah memang untuk itu kau hidup? Untuk melihat kenyataan bahwa di dunia ini yang paling mengerti perasaanmu dan menerima dirimu apa adanya hanya DIA……!!

Jauhilah segala bentuk kemarahan, tetapi jangan pernah sekalipun kau jauhi DIA! Anakku, ingatlah hal ini baik - baik. DIA selalu membuka tanganNYA lebar - lebar untuk memberimu rasa aman, kapanpun kau membutuhkannya. DIA senantiasa menyiapkan bahu untuk tempat kepalaku bersandar dan mencurahkan tangis. DIA melakukannya karena DIA bersungguh - sungguh peduli padaku!!!

Selangkah kamu mendekatiNYA….seribu langkah DIA mendekatimu…

Tetap berjuanglah……percayalah….bahwa harapan itu masih ada…!!!!

...........|| Kamis, 23 Juli 2009 ||

Cinta Untukmu....

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dear my Brother…
Yang lagi dilanda asmara

Kakak…Apa kabar? Semoga Allah, Sang Kekasih sejati senantiasa memayungimu dengan rahmat-Nya. Sesungguhnya limpahan cinta-Nya kepada segenap makhluk, begitu melimpah…tiada batas.
Oleh Karena itu letakkan jari-jari tangan pada jantungmu rasakan degubnya setiap waktu. Adakah asma-Nya berdegub bersama aliran darahmu.
Ia telah melukis kuasanya pada wajahmu sehingga tercipta sebaik-sebaik rupa. Letakkan jemari pada hatimu dan akhlakmu,
rasakan pelita ilmu dan hikmah yang menyala tiap waktu sehingga tercipta dunia yang indah tiada tara.

Siapakah Ia Sang Pencipta?
Yang telah meletakkan jantung hati dalam rongganya dan meniup ruh-Nya.

Siapakah Ia Sang Pencipta?
Yang telah meletakkan hikmah dan ilmu dalam wadahnya dan meniupkan cahaya-Nya.
Ia sungguh tak terbandingkan dengan seseorang yang kau letakkan padanya cinta sematimu.
Ia sungguh tak tertandingi dengan seseorang yang telah merampas rindumu setiap waktu.

Apakah yang mengalir dalam nadimu saat menyandingkan dengan-Nya? Degub nafsu dan keinginan meluap untuk memiliki, menguasai sepenuh-penuhnya.

Kakak, cinta pada selain Allah adalah semu belaka seperti fatamorgana. Benarkah ia sepenuhnya mencintaimu? Menerimamu apa adanya? Mendambamu walau engkau mengecewakannya?

Benarkah cintanya setinggi gunung Fujiyama, sehingga untuk mendapatkan bela kasihmu, lautan berapi rela ia seberangi?

Benarkah janjinya bahwa ia ingin tetap berada di sisimu apapunyang akan terjadi, meskipun kerentaan telah mendatangimu, mesipun terpaan badai menghadangmu walaukan senantiasa menyakitkan?

Tentu tidak !!! Sebab ia sebagaimana dirimu, hanya menginginkan jasad dan duniamu belaka. Ia hanya menginginkan sepenggal kesemuan yang terpancar indah dari ragamu.
Percayalah, semua itu hanya angan belaka.

Adakah cinta sejati ada padamu dan dia tanpa karunia dari-Nya?

Tentu tidak !!! Sebab cinta sejati adalah cinta dalam rangka ketaatan pada-Nya. Cinta sejati adalah menyatukan raga dalam syariat-Nya.

Percayalah engkau bahwa Allah tak pernah mengkhianati cinta kita, walaupun kita jarang menjenguk-Nya. Percayalah engkau bahwa Allah selalu memberi yang terbaik walau kita tak sejenakpun merindukan-Nya

Sesungguhnya, kegembiraan-Nya menyambut seorang hamba yang bertaubat, lebih marak dari rasa yang terpancar dari seorang pengembara yang menemukan kembali keledainya.
Sementara ia dalam kondisi letih, lapar, dan mengantuk. Selangkah mendekat kepada-Nya, seribu langkah Ia mendekat kepada kita.

Kakak,
Inilah janji-Nya pada kita makhluk-Nya:

“Wahai anak adam, kenapa engkau tidak memperhatikan Aku? Tahukah engkau bahwa engkau berada dalam pengawasan mata-Ku dalam kesepianmu, dan kala nafsumu bergejolak.
Ingatlah Aku, dan mintalah kepada-Ku agar Aku cabut nafsu itu dari hatimu dan Aku pelihara engkau dari berbuat maksiat kepada-Ku dan Aku jadikan engkau benci kepada perbuatan itu.
Akan Aku mudahkan engkau menaatiKu. Akan Aku jadikan engkau cinta kepada ketaatan itu serta Aku jadikan dia indah dalam pandanganmu.
Wahai anak Adam, Aku hanya menyuruhmu agar supaya engkau meminta pertolongan kepadaKu dan berpegang erat kepada tali agamaKu, bukan untuk durhaka kepadaKu dan jika tidak begitu Aku akan menjauh dari dirimu. Aku sebenarnya tidak memerlukan engkau. Dan engkaulah yang memerlukan
Aku telah menciptakan dunia ini dan Aku mudahkan dia untuk memenuhi keinginanmu. Tidak lain supaya engkau bersiap-siap untuk menemuiKu dan engkau membawa perbekalan darinya, agar supaya engkau jangan berpaling dariKu dan kekal di atas bumi.
Ketahuilah olehmu, bahwa negeri akhirat itu adalah lebih baik bagimu dari pada dunia ini. Oleh sebab itu janganlah engkau pilih yang lain dari yang telah aku pilihkan untukmu dan jangan engkau benci menemuiku, karena siapa saja yang rindu bertemu dengan-Ku Aku pun merindukan.”(Hadits Qudsi)

Kakak, betapa indah janji cinta-Nya jauh sekali dari cinta syahwati yang kerap kali kita rasakan ketika melihat seseorang berwajah indah di dekat kita. Jauh sekali dari cinta ragawi yang kadang kali lebih banyak menyakiti hati, jiwa dan raga.

Usia kita terbatas, Kakak…

Alangkah merugi jika kita memberi cinta kita seluruhnya pada seseorang yang tak semestinya.

Cintai manusia yang kau cintai secara sedehana
Cintai bunga-bunga yang menawan secara sederhana
Cintai kehidupan yang berlimpah secara sederhana
Cintai apapun secara sederhana

Karena masih ada cinta yang teramat istimewa, yaitu cinta pada Sang Pemilik Cinta. Teramat rugi jika engkau mengabaikannya…

Cinta ada bukan untuk dimiliki, tapi cinta ada untuk dicintai….

“Antara Dia dan Sang Khalik…..”

...........|| Jumat, 26 Juni 2009 ||

Perkembangan Lansia


Bismillahirrahmanirrahim….

Mata kuliah Perkembangan Dewasa Lansia…belajar bagaimana tahap – tahap perkembangan di tiap masanya…dan kali ini saya ingin berbagi tentang tahap perkembangan di masa lansia…yaitu perkembangan kognitifnya, psikososialnya dan beberapa teori proses penuaan…monggoo….

1. Perkembangan Kognitif Lansia

Kemampuan Belajar (Learning)

Lanjut usia yang yang sehat dalam arti tidak mengalami demensia atau gangguan Alzemeir, masih memiliki kemampuan belajar yang baik. Hal ini sesuai dengan prinsip belajar seumur hidup (long study) bahwa manusia itu memiliki kemampuan untuk belajar sejak dilahirkan sempai akhir hayat. Oleh karena sudhk seyogyanya jika mereka tetap diberikan kesempatan untuk mempelajari sesuatu hal yang baru.

Kemampuan Pemahaman (Comprehension)

Pada lanjut usia, kemampuan pemahaman atau menangkap pengertian dipengaruhi oleh fungsi pendengarannya. Dalam pelayanan terhadap lanjut usia agar tidak timbul salah paham sebaiknya dilakukan kontak mata; saling memandang. Dengan kontak mata, mereka akan dapat membaca bibir lawan bicaranya, sehingga penurunan pendengarannya dapat diatasi dan dapat lebih mudah memahami maksud orang lain.

Kinerja (Performance)

Pada lanjut usia yang sangat tua memang akan terlihat penurunan kinerja baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Penurunan itu bersifat wajar sesuai perubahan organ-organ biologis ataupun perubahan yang sifatnya patologis. Dalam pelayanan kesehatan jiwa lanjut usia, mereka perlu diberikan latihan-latihan ketrampilan untuk tetap mempertahankan kinerja.

Pemecahan Masalah (Problem Solving)

Pada lanjut usia masalah-masalah yang dihadapi tentu semakin banyak. Banyak hal yang dahulunya dengan mudah dapat dipecahkan menjadi terhambat karena terjadi penurunan fungsi indra pada lanjut usia. Hambatan yang lain dapat berasal dari penurunan daya ingat, pemahaman dan lain-lain, yang berakibat bahwa pemecahan masalah menjadi lebih lama.

Daya Ingat (Memory)

Daya ingat adalah kemampuan psikis untuk menerima, mencamkan, menyimpan dan menghadirkan kembali rangsangan/peristiwa yang pernah dialami seseorang. Pada lanjut usia, daya ingat merupakan salah satu fungsi kognitif yang seringkali paling awal mengalami penurunan. Pada lanjut usia yang menderita demensia, gangguan yang terjadi adalah mereka tidak dapat mengingat peristiwa atau kejadian yang baru dialami, akan tetapi hal-hal yang telah lama terjadi, masih diingat. Keadaan ini sering menimbulkan salah paham dalam keluarga. Oleh sebab itu dalam proses pelayanan terhadap lanjut usia, sangat perlu dibuatkan tanda-tanda atau rambu-rambu baik berupa tulisan, atau gambar untuk membantu daya ingat mereka.

Motivasi

Pada lanjut usia, motivasi baik kognitif maupun afektif untuk mencapai/memperoleh sesuatu cukup besar, namun motivasi tersebut seringkali kurang memperoleh dukungan kekuatan fisik maupun psikologis, sehingga hal-hal diinginkan banyak berhenti di tengah jalan.

Pengambilan Keputusan

Pengambilan keputusan pada lanjut usia sering lambat atau seolah-olah terjadi penundaan, oleh sebab itu, mereka membutuhkan petugas atau pendamping yang dengan sabar sering mengingatkan mereka. Keputusan yang diambil tanpa dibicarakan dengan mereka, akan menimbulkan kekecewaan dan mungkin dapat memperburuk kondisinya. Oleh karena itu dalam pengambilan keputusan, kaum tua tetap dalam posisi yang dihormat

Kebijaksanaan

Bijaksana (wisdom) adalah aspek kepribadian (personality), merupakan kombinasi dari aspek kognitif, afektif dan konatif. Kebijaksanaan menggambarkan sifat dan sikap individu yang mampu mempertimbangkan antara baik dan buruk serta untung ruginya sehingga dapat bertindak secara adil atau bijaksana. Kebijaksanaan sangat tergantung dari tingkat kematangan kepribadian seseorang. Atas dasar hal tersebut, dalam melayani lanjut usia termasuk psikogeriatik mereka harus memperoleh pelayanan yang penuh bijaksana sehingga kebijaksanaan yang ada pada masing-masing individu yang dilayani tetap terpelihara.

2. PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL LANSIA

Integritas ego vs putus asa -- dewasa akhir (65 tahun keatas)

· indikator positif : penerimaan kehidupan pribadi sebagai sesuatu yang berharga dan unik. Siap menerima kematian

· indikator negatif : perasaan kehilangan, jijik terhadap orang lain.

· Masa lansia dapat melihat ke belakang dengan rasa puas dan penerimaan hidup dan kematian

· Resolusi (pencapaian) yang tidak berhasil dalam krisis ini bisa menghasilkan perasaan putus asa karena individu melihat kehidupan sebagai bagian dari ketidakberuntungan, kekecewaan dan kegagalan.

Tipe Kepribadian Konstruktif (Construction personalitiy), biasanya tipe ini tidak banyak mengalami gejolak, tenang dan mantap sampai sangat tua.

Tipe Kepribadian Mandiri (Independent personality), pada tipe ini ada kecenderungan mengalami post power sindrome, apalagi jika pada masa lansia tidak diisi dengan kegiatan yang dapat memberikan otonomi pada dirinya.

Tipe Kepribadian Tergantung (Dependent personalitiy), pada tipe ini biasanya sangat dipengaruhi kehidupan keluarga, apabila kehidupan keluarga selalu harmonis maka pada masa lansia tidak bergejolak, tetapi jika pasangan hidup meninggal maka pasangan yang ditinggalkan akan menjadi merana, apalagi jika tidak segera bangkit dari kedukaannya.

Tipe Kepribadian Bermusuhan (Hostility personality), pada tipe ini setelah memasuki lansia tetap merasa tidak puas dengan kehidupannya, banyak keinginan yang kadang-kadang tidak diperhitungkan secara seksama sehingga menyebabkan kondisi ekonominya menjadi morat-marit.

Tipe Kepribadian Kritik Diri (Self Hate personalitiy), pada lansia tipe ini umumnya terlihat sengsara, karena perilakunya sendiri sulit dibantu orang lain atau cenderung membuat susah dirinya.

Perubahan yang Berkaitan Dengan Pekerjaan. Pada umumnya perubahan ini diawali ketika masa pensiun. Meskipun tujuan ideal pensiun adalah agar para lansia dapat menikmati hari tua atau jaminan hari tua, namun dalam kenyataannya sering diartikan sebaliknya, karena pensiun sering diartikan sebagai kehilangan penghasilan, kedudukan, jabatan, peran, kegiatan, status dan harga diri. Reaksi setelah orang memasuki masa pensiun lebih tergantung dari model kepribadiannya.

3. Teori-Teori Proses Menua
1. Proses individual
a. Tahap proses menua terjadi pada orang dengan usia berbeda
b. Masing-masing lanjut usia mempunyai kebiasaan yang berbeda
c. Tidak ada satu faktor pun ditentukan untuk mencegah proses menua
2. Teori-teori Genetik
a. Secara keturunan dan atau mutasi (somatic mutatic theory) setiap sel pada saatnya akan mengalami mutasi, sebagai contoh yang khas adalah mutasi dari pada sel-sel kelamin.
b. Pemakaian dan rusak, kelebihan usaha dan stress menyebabkan sl-sel tubuh lelah (terpakai).
c. Pengumpulan dari pigmen atau lemak dalam tubuh yang disebut teori akumulasi dari produk sisa, sebagai contoh adanya pigmen upo fructine di sel otot ja di sel otot jantung dan sel susunan saraf pusat pada orang lanjut usia yang mengakibatkan mengganggu fungsi sel itu sendiri.
d. Peningkatan jumlah kolagen dalam jaringan.
e. Tidak ada perlindungan terhadap radiasi, penyakit dan kekuurangan gizi.
f. Reaksi dari kekebalan sendiri (auto immune theory)
3. Teori Genetik Clock
Menurt teori ini menua telah terprogram secara genetic untuk spesies-spesies tertentu tiap 3 spesies yang telah berputar menurut replikasi sel bila jam kita akan meninggal dunia. Meskipun tanpa disertai kecelakaan lingkungan atau penyakit akhir kotastrofal.
4. Teori social
a. Teori interaksi social (Sosial Exchange Theory)
Menjelaskan mengapa lansiabertindak pada suatu situais tertentu yaitu atas dasar hal-hal yang dihargai masyarakat.
b. Teori penarikan diri (Disagagement Theory)
Dengan bertambahnya usia, seseorang berangsur-angsur mulai melepaskan diri dari kehidupan social, keadaan ini meningkatkan prose interaksi social lanjut usia menurun.
c. Teori aktifitas (Activity Theory)
Teori aktfitas dikembangkan oleh Palerma (1965) dan et all (1972) yang mengatakan bahwa penuaan tergantung dari bagaimana seseorang lansia merasakan kepuasan dalam melakkan aktifitas.
Pokok-pokok teori aktifitas yaitu :
1) Moral dan kepuasan berkaitan dengan interaksi sosial dan terlibat sepenuhnya dan lansia dimasyarakat.
2) Kehilangan peran akan menghilangkan kepuasan seseorang lansia.
d. Teori kesinambungan
Pokok-pokok teori kesinambungan :
1) Lansia tidak disarankan untuk dilepaskan peran ata harus aktif dalam proses penuaan akan tetapi ada pengalamannya dimasa lalu, dipilih peran apa yang harus dipertahankan atau yang dihilangkan.
2) Peran lansia yang tidak perlu diganti.
3) Lansia dimungkinkan untuk memilih berbagai macam adaptasi.
e. Teori perkembangan (Development Theory)
Pokok-pokok teori perkembangan :
1) Masalah merupakan saat lanjut usia merumuskan seluruh masa kehidupan.
2) Masa tua merupakan masa penyesuaian diri terhadap kenyataan social yang baru yaitu pension dan menduda.
3) Lanjut usia harus menyesuaikan diri akibat perannya yang berakhir di dalam keluarga, kehilangan identitas dan hubungan sosalnya.
f. Teori stratifikasi usia (Age Stratification Theory)
Pokok-pokok teiori stratifikasi :
1) Arti usia dan posisi kelompok usia bagi masyarakat
2) Terdapatnya transisis yang dialam oleh kelompok
3) Terdapatnya mekanisme pengalokasian peran di antara penduduk

Sumber : http://sampoernae.blogspot.com/2008/10/konsep-keluarga-lansia.html http://www.e-psikologi.com/epsi/lanjutusia_detail.asp?id=179

Hee…moga bermanfaat nggeh….^_^